Rehat bersama KYAI KOCAK : Di Akhirat Jomblo
Intermezzo :
Kyai Adung adalah sosok kiai kolot luar biasa, tegas, cerdas, dan to the point. Penegak amar ma'ruf nahi munkar. Lebih ke Nahi munkarnya kali ya, hahaha. Segala macam kemaksiatan dan penyelewengan agama langsung disapu bersih sama kyai keren satu ini. karena kiai Adung muak nggak karuan lihat para pahlawan bertopeng, siapa itu? Mereka adalah kaum muslimin yang status agamanya numpang di KTP doang, tak ada bekas keimanan sama sekali di hati mereka. Dan kiai Adung paling demen "menelanjangi" kebodohan mereka hingga mereka mati kutu - skak mat. wkwkkwk... check it out 😉
JOMBLO di Akhirat
Kebebasan menjadi senjata andalan bagi pahlawan bertopeng. Seolah, kebebasan menjadi neraca untuk menimbang apapun, termasuk persoalan mukmin dan kafir, taat atau maksiat, bahkan sampai persoalan beragama atau tidak. Udah gitu, secara bebas pula mereka menafsirkan kitab suci soal kebebasan beragama itu.
Menurut mereka, Al-Qur'an membuka peluang selebar-lebarnya bagi siapapun untuk memilih jalan hidupnya. Mau mukmin atau kafir, silahkan. Mau pindah agama, juga silahkan. Bahkan mau shalat atau tidak, itu pilihan hati nurani. Islam tidak memaksa orang patuh seluruhnya. Sebab berislam harus dengan kesadaran, bukan dengan paksaan. Toh, kalau Allah mau, Allah juga bisa membuat semua orang beriman kepada-NYA. Tapi nyatanya, Allah membebaskan manusia mau pilih jalannya sendiri-sendiri. No problem.
Kyai Adung cuma mesem-mesem menyimak pemikiran kayak gini. Benar, Islam memang tidak memaksa siapapun untuk masuk kedalamnya. Apalagi harus pakai jalan kekerasan supaya jadi Islam. Namun, siapapun yang sudah berikrar menjadi seorang muslim, dia harus tunduk pada "aturan main" Islam. Shalat, zakat, puasa, haji kalau mampu, dan mematuhi semua perintah Allah, rela meninggalkan semua laranganNYA. Kalau sudah menyatakan Islam, maka rela atau terpaksa, ya harus tunduk pada aturan Allah. So, tidak ada alasan lagi dong buat muslim bahwa meninggalkan shalat atau puasa wajib itu tidak apa2 karena tidak ada paksaan dalam agama. Kalau alasan itu yang dipake, ya.... Jaka sembung naik ojek, Nggak nyambung jekk... 😄😂
Begitulah, suatu waktu, ada orang yang tidak suka diingatkan untuk shalat oleh kyai Adung. Orang itu ngotot. Bahkan sampai kyai Adung selesai shalat, ngototnya disambung lagi. Lha, rupanya ada yang membela orang yang ngotot itu.
" Shalat kan urusan pribadi sama Tuhan, kyai. Orang lain nggak perlu ikut campur." katanya.
" Ane kan cuma ngingatin, bahwa hukum meninggalkan shalat dengan sengaja itu bukan perkara main-main. Bisa kafir dia." jawab Kyai Adung normatif.
" Orang-orang Islam kolot suka aneh, sih. Suka ikut campur masalah pribadi orang." orang itu tambah sewot.
" Bukan ikut campur. Walaupun shalat itu urusan pribadi sama Tuhan, tapi mengingatkan supaya orang shalat termasuk kewajiban setiap orang. Kewajiban amar ma'ruf. Lha, ane, kan, cuma ngajak."
" Tapi, kyai salah!"
twew!!
" Apa ane salah ngajak-ngajak orang supaya shalat?"
" iya. Kalau kyai mau shalat, shalat aja. Jangan halangi kebebasan orang untuk tidak shalat," kata orang itu tambah ngotot.
" kalau ane salah ngingetin orang supaya shalat, ada yang lebih salah, dong?" jawab kyai Adung.
"Siapa yang salah? jangan lempar batu sembunyi tangan!"
" justru orang ini lebih salah!" timpal kyai Adung.
" Siapa? kasih tahu, siapa orangnya?"
" NOhh , muadzin masjid!!"
Gubrak!!
wkwkkwkw...😂😂😂😂😂😂
" Terus, kalau saya enggak shalat, kyai mau apa?"
"Ya, nggak mau apa-apa. Itu kewajiban ente sendiri. Yang penting ane udah ngingetin. Itu aja."
"Begini aja, Kyai. Amal saya itu amal saya. Amal kyai, amal kyai. Shalat adalah urusan pribadi. Titik!"
"Jalan pikiran ente aneh."
"Aneh gimana? Justru yang aneh adalah orang yang sok-sokan ngurusin shalat orang lain. Kayak shalatnya sendiri sudah benar."
"Ya, sudah, Maaf, dah, kalau ente kagak berkenan." jyahahah Kyai Adung menyerah.
"Kyai, bagi saya, urusan agama adalah urusan privat. Orang lain tidak perlu ikut campur. Itu urusan masing-masing orang. Nanti kita mati juga sendirian. Di kuburan juga sendirian. Mempertanggung jawabkan amal juga sendirian. Emang di akhirat saya minta bantuan kyai apa? Kaagakk!"
" Ya sudah. Nanti kalau ente MATI, jangan minta tolong orang lain ye! Mandiin sendiri, kafanin sendiri, shalatin sendiri, gotong keranda sendiri, kuburin jenazah sendiri, ye!"
twwewewewewww....
😃😂😂😂😂😂😂😂😂
Sumber :
Diambil dari buku humor islam "Rehat bersama Kyai Kocak - Kyai KOCAK vs Liberal. Ronde #2" karya Abdul Mutaqin. Penerbit Salsabila. 2014
mau pesan bukunya? klik www.kautsar.co.id 😉
Komentar
Posting Komentar