Rapatkan barisan wahai kaum Muslimin! Waktunya semakin dekat!
PESAN KEPADA SAUDARA2 DAN SAHABAT2KU.
Tidak terasakah atau tidak sampai khabar kepada kalian bahwa Islam sedang diserang.
Sambil nunggu kendaraan dicuci, kuambil sebuah majalah usang yang disediakan jasa pencucian tersebut untuk kubaca..
Saking tuanya sehingga jangankan sampul, banyak halamannya yang robek dan lecek.
Tandanya bahwa pelanggan malas membaca sehingga pemilik jasa pencucian tidak berminat mengganti majalahnya..
Majalah tahun 90an, isinya tentang perang Bosnia.
Salah satu yang kuingat adalah sebuah testimoni warga Bosnia diawal awal berkobarnya perang..pemuda itu berkata: "Sebelum pecah perang, kami anak2 muda kaum muslimin dibosnia hidup dengan cara hidup bersama para pemuda Serbia, bekerja, berpesta, fashion, minuman keras, dan segala macam cara hidup mereka, tak ada yang membedakan kami dengan mereka kecuali hari Jum'at dan hari raya...
Tapi ketika pecah perang bosnia dan serbia..., mereka yang dulunya adalah teman teman bekerja, tertawa, langsung memerangi dan membantai kami !".
Selesai
Aku lalu berpikir, saat ini musuh2 Islam yaitu kaum Yahudi, Nasrani, Syiah, dan Komunis....
Menyerang Islam tahap demi tahap, awalnya dengan isu ISIS sekarang IS yang terfitnah, mereka berteriak bantai ISIS karena mereka tau mayoritas kaum Muslimin juga banyak tidak setuju dengan ideologi ISIS yang hitam adalah hitam dan putih adalah putih, sehingga mereka bisa menyalurkan kebencian terhadap Islam degan mengatas namakan kebencian terhadap ISIS.
Setelah itu mereka menyerang FPI, karena praktek amar ma'ruf nahi munkar FPI yang banyak mendapat kritikan dan fitnah sehingga mereka nebeng menyerang FPI padahal sebenarnya yang mereka ingin serang adalah Islam.
Ingat bahwa umat islam di indonesia yang bangkit untuk membela Islam bukan hanya FPI, tapi semua elemen islam...
ada ICMI, Hidayatullah, Wahdah Islamiyah, PERSIS, Hizbut Tahrir, Daurut Tauhid, Adzikra, FUI, NU, MUHAMMADIYAH, Salafi, dll.....
Mereka (kuffar dkk) dengan media mainstreamnya ingin mengkerdilkan kebangkitan Islam di indonesia, seakan islam itu hanya FPI.....dan sengaja dibenturkan dengan massa lain dengan bumbu: intoleran, NKRI harga mati, dll.... Hadewwww gagal faham.....
Apakah Islam Intoleran?
Apakah Islam ingin, memecah NKRI?.....
Selanjutnya kejadian beberapa hari yang lalu Sekjen MUI Pusat (kyai Tengku Zulkarnain) yang mereka berusaha serang..ketika ingin tablig akbar di Kalimantan..... mereka mengatas namakan "Cinta NKRI" dan menuduh Tengku tidak tau ber-bhinneka sehingga mereka menyerangnya.
Demikian seterusnya.
Maka kalian2 semua jangan menganggap bahwa jika bukan anggota FPI maka anda akan aman...!?
Tidak..!!!!!.
Karena mereka akan memerangi kalian selama kalian Muslim, walaupun kalian Muslim yang tradisionil bahkan sekuler,
Muslim nusantara...?:
Muslim yang katanya berbhineka yang mengucapakan selamat terhadap hari raya agama lain, Muslim yang mabuk, Muslim yang dukung pemimpin kafir, Muslim yang cari aman2 saja, dll..
Atau kalian mungkin mengatakan bahwa cara beragama anda lebih hikmah dan lebih lurus dari FPI...?, maka pasti jika tiba peluang itu maka kalianpu akan diperangi dan dibantai
Jangankan kalian, bahkan anak bayi kalianpun yang tidak tau apa2 mereka akan bantai..
Atau mungkin kalia katakan bahwa kalian tidak setuju FPI karena FPI tidak berilmu dan kasar, tapi yakinlah..
Jika tiba saatnya.. maka kalian juga akan diperangi oleh musuh2 Islam tersebut..
Karena yang mereka benci sebenarnya bukan FPI, bukan yang menuntut Ahok dipenjara, tapi yang mereka benci adalah ISLAM...
Maka jika kalia Muslim, maka kalian adalah target mereka..
CEPAT ATAU LAMBAT.
Jadi pilihan hanya dua: With Us or Againt Us.. bersama kita rapatkan shaff dalam bingkai akidah Islamiyah, atau menjadi musuh Islam itu sendiri..
Tidak ada tempat yang ketiga.
La Manzila bayna Manzilatain
Bergabunglah dengan perahu besar Kaum Muslimin.
Karena jika kalian hanya mengandalkan sekoci..
Maka sekejap ia akan hilang ditelan gelombang serangan musuh yang makin membabi buta...
Ingatlah peristiwa Inkuisisi di Granada, ketika kaum muslimin baik yang Shaleh maupun thaleh (muslim KTP) diberi pilihan, masuk kedalam agama mereka atau dibunuh...
Tak peduli apakah kaum Muslimin itu rajin shalat atau rajin mabuk.. mereka sama dihadapan majelis Inkuisisi, karena dosa mereka satu.. yaitu mereka adalah ISLAM...
Wallahu musta'an..
Komentar
Posting Komentar